Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Mei 2011

Jutawan Menjadi Bhikkhu

Jutawan Menjadi Bhikkhu


Mengapa seorang playboy yang mencintai olahraga croquet melepaskan segalanya untuk mencari penerangan.


Agustus 2001, Daily Telegraph, Australia
Oleh STAVRO SOFIOS

Sebulan yang lalu Jose Sanz memiliki satu juta dollar rumah mewah besar dan tiga kekayaan eksklusif lainnya, menghibur kaum elit Sidney dan pewaris sejuta dollar dinasti tembakau.

Saat ini, mantan dokter ahli kandungan Sidney dan dosen universitas akan bangun pada jam 5:30 pagi dan memakai satu-satunya pakaian yang ia miliki - satu set empat potong jubah berwarna coklat dan oranye, kekayaan terakhir yang dimilikinya.

Dr. Sanz - sekarang dikenal sebagai Venerable Yanatharo - telah menyumbangkan harta pribadinya yang lebih dari $ 5 juta demi suatu usaha mencari keharmonian spiritual sebagai seorang Bhikkhu di sebuah vihara di bagian barat Sidney. Dokter yang dihormati, juara olahraga croquet dan pendiri the Double Bay Bridge Club sekarang setiap hari menghabiskan 12 jam bermeditasi dan berdoa di vihara Wat Phrayorthkeo Laotian di Edensor Park.

Kehidupan barunya juga mengajaknya bekerja dengan remaja yang kurang mampu di Cabramatta dan para tawanan penjara yang dibebaskan siang hari. Kekayaan pribadi bhikkhu tersebut - lebih dari $ 5 juta dalam bentuk rumah-rumah, mobil-mobil dan tunai - diberikan kepada anak-anaknya, yang menurutnya marah atas keputusannya (menjadi bhikkhu) ini. Dr. Sanz, 55 tahun, juga memberikan harta sejuta dollarnya kepada saudara perempuannya - satu perkebunan tembakau 3000 hektar di Argentina yang telah menjadi milik keluarganya sejak tahun 1580.

Ia berkata "Saya sama sekali tidak mempunyai ide (jumlah kekayaan sesungguhnya) dan saya tidak peduli". "Kita hidup bersusah payah demi rumah, mobil, uang. Saya hendak menjauhi semuanya ini. Saya keluar dari rumah dan memberikan kuncinya kepada anak-anak saya. Mereka adalah umat Katolik Roman yang setia dan mereka berpikiran bahwa saya telah dibawa oleh suatu pengikut (aliran tertentu)." Umat Buddha yang taat selama 15 tahun ini diperbolehkan menjadi seorang bhikkhu dengan tradisi Laos setelah membuktikan bahwa ia tidak mempunyai hutang-hutang dan kewajiban-kewajiban terhadap orang-orang lain setelah kematian istrinya 18 bulan yang lalu.

"Saya merindukan minum bir bersama teman-teman setelah berolah raga," Saya merindukan pergi ke kedai minuman dan berjumpa dengan gadis-gadis. Saya melepaskan empat bulldog kesayangan saya - karena saya tidak diperbolehkan memelihara mereka. Kita harus tidak melekat sama sekali, tetapi saya masih merindukan anjing-anjing saya, mobil saya - tetapi tidak keluarga saya."

Sekretaris Cammeray Croquet Club, Mila Kotala berkata bahwa Dr. Sanz meninggalkan karir olah raga yang sedang menanjak, "Olah raga croquetnya sangat dikagumi di NSW."Ia sangat ramah, jejaka yang sangat gembira." Kehidupan Dr Sanz melibatkan pelajaran harian tentang cerita-cerita yang berisi ajaran Buddhist dan meditasi berjam-jam. Filsafat Buddhist membolehkan sedikit ruang untuk teknologi baru: Dr. Sanz tidak dapat melihat TV tetapi ia dapat belajar dengan para pemimpin di Laos melalui Internet.

"Saya berusaha berkonsentrasi tetapi pikiran saya pergi kemana-mana. Kita tidak dapat mengubah masa lalu, masa depan tidak menentu maka kita hidup di saat ini. Kita berusaha sebaik mungkin, kita berusaha menambah karma baik."


Catatan : croquet - permainan yang mendorong bola kayu ke dalam gawang di lapangan.
Kontak Email : sanz@northnet.com.au


Sumber : Majalah Eastern Horizon, Malaysia, Edisi Jan - Apr 2002 Hal. 12
Penerjemah : Jenny, Sby

Sumber: http://samaggi-phala.or.id/naskahdamma_dtl.php?id=166&multi=T&hal=0

Jumat, 17 Desember 2010

Harta Buddhis Terpendam di Kashmir

Harta Buddhis Terpendam di Kashmir
Sunday, April 11, 2010


India, Bhagavant.com --
Dalam sejarah, perkembangan Buddhisme di dunia tidak terlepas dari diselenggarakannya Persamuhan Agung yang bertujuan untuk mengulang dan mengulas kembali ajaran Sang Buddha. Salah satu Persamuhan Agung yang menarik dicermati adalah Persamuhan Agung Keempat.

Ada dua buah Persamuhan Agung Keempat yang diselenggarakan pada waktu dan tempat yang berbeda. Pertama, Persamuhan Agung berdasarkan pada tradisi Theravada, yang diselenggarakan di Sri Lanka pada abad pertama Sebelum Masehi. Kedua, Persamuhan Agung berdasarkan pada tradisi Sarvastivada yang diselenggarakan di Kashmir pada abad pertama Masehi.

Seorang sarjana, peneliti sekaligus sastrawan Jammu dan Kashmir bernama Mohammad Yousuf Taing, Rabu (7/4), membuka sebuah aspek misterius dalam sejarah Kashmir yang berhubungan dengan Persamuhan Agung Keempat yang diadakan di suatu tempat dekat Harwan di kota Srinagar semasa pemerintahan Raja Kanishka.

Menurut sumber berita online Jammu dan Kashmir, Scoop News, yang dikutip oleh Bhagavant.com, Taing yang pernah mendapatkan penghargaan dengan telah menemukan tempat peristirahatan terakhir ratu-puisi Habba Khatoon di Biswak di Bihar, kembali mencengangkan K L Sehgal Hall dengan mengungkapkan bahwa ia mengetahui keberadaan sebuah lokasi dimana beberapa plakat tembaga kuno dengan kemungkinan berserta tulisan emas, tempat dimana Buddhisme terkubur.

Kemungkinan Taing mengacu pada naskah-naskah kuno pada proses diselenggarakannya Persamuhan Agung yang diadakan di Srinagar, 2000 tahun yang lalu.

Yousuf Taing datang bersama-sama dengan rekan-rekan intelektual dan koleganya dalam sebuah acara interaktif yang diselenggarakan oleh Akademi Seni, Budaya dan Bahasa, Taing juga bekerja atas inisiatif Akademi selama masa jabatannya untuk mempromosikan ragam bahasa yang ada di negara, terutama bahasa Urdu, ia berhubungan dengan para penulis kontemporer dan terutama beraitan dengan biografi Sheikh Mohammed Abdullah yang legendaries yaitu Atish e Chinar.

Kashmir merupakan wilayah yang pernah menjadi pusat terpenting dalam perkembangan dan penyebaran Buddhisme. Pada masa Kaisar Asoka, Buddhisme menjadi mayoritas di Kashmir. Nagarjuna, seorang ahli filsafat Buddhis terkemuka pernah hidup di Kashmir pada masa kerajaan Kushana dalam pemerintahan Raja Kanishka.

Sumber: http://www.bhagavant.com/home.php?link=news&n_id=218

Rabu, 15 Desember 2010

Meditasi untuk kebugaran !


Meditasi untuk kebugaran !

Oleh : Robert Nio

03-Des-2006, 13:16:29 WIB - [ www.kabarindonesia.com ]


Melalui meditasi terbuktikan bisa membuat orang menjadi relax dan tenang. Otak manusia bisa mendapatkan ketenangan pada saat mereka sedang bermeditasi ini sudah terbuktikan berdasakan test melalui alat EEG (Elektroenzephalogram) - alat untuk mengukur arus gelombang otak.

Orang yang sedang melakukan meditasi itu, otaknya akan mengeluarkan arus gelombang Alpha, satu gelombang yang tenang. Arus ini biasanya akan bisa tercapai apabila orang tersebut sedang benar-benar dalam keadaan santai tulen atau sedang istirahat dengan tenang. Bahkan pada saat mereka melakukan meditasi; mereka bisa menutup diri dari lingkungan disekitarnya sedemikian rupa, sehingga walaupun ada bunyi bising seperti dari letupan pistol atau mercon yang mengejutkan sekalipun, mereka tetap bergeming !

Profesor Nils-Olof Jacobson seorang expert dalam bidang Parapsychologie (Metapsychologie) pernah melakukan satu test di labor, dimana sebelum orang yang di test melakukan meditasi, tangan kirinya dimasukan terlebih dahulu ke dalam satu ember yang berisi air hangat. Setelah itu pada saat ia bermeditasi, suhu air di ember diturunkan secara drastis, sehingga menjadi dingin sekali, bahkan sampai minus 10 derjajat C, ternyata konsentrasi dan arus Alpha dari orang tersebut tidak terputuskan, bahkan tidak terganggu sama sekali. Arus Alphanya tetap konstant lurus terus, bahkan ini untuk jangka waktu yang cukup lama ialah 45 menit.

Meditasi dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti migren, gangguan tidur (Insomnie, Asomnie), stress, gangguan pencernaan, asthma maupun penyakit darah tinggi, bahkan bisa menghilangkan kecanduan merokok, miras maupun narkoba.

Meditasi tidak harus selalu dikaitkan dengan spiritual maupun keagamaan. Orang dapat melakukan meditasi demi kebugaran tubuh. Begitu juga tidaklah benar bahwa meditasi itu harus selalu bersifat pasif dan diam. Orang Jepang melakukan meditasi melalui seni merangkai bunga (Ikebana) atau seni menulis indah - kaligrafi (Shodo) bahkan bisa juga sambil berolah raga memanah (Kyudo). Sedangkan para Sufi melakukan meditasi sambil menari dimana mereka memutarkan tubuhnya seperti gasingan.

Berdasarkan test meditasi yang dilakukan selama delapan minggu berturut-turut terhadap para sukarelawan yang tidak pernah melakukan meditasi sebelumnya, ternyata pada akhir test mereka mampu memindahkan cara pemikiran mereka ke otak bagian kiri, sehingga cara berpikirnya menjadi lebih positiv dan merekapun bisa hidup lebih bahagia karenanya. Dan banyak juga dari mereka yang akhirnya bisa bebas terlepas dari segala macam obat nyeri maupun obat penenang yang mereka harus makan sebelumnya.

Seorang psikiater dari Berlin - Johannes Heinrich Schultz pada tahun 1932 menerbitkan bukunya yang berjudul "Das autogene Training". Sampai sekarang metoda ini diakui sebagai salah satu teknik meditasi penyembuhan, terutama bagi para penderita stress maupun penderita gangguan psychosomatic.

Pada tahap awal cukup sepuluh menit saja melakukan meditasi. Pada umumnya orang melakukan meditasi sehari dua kali setengah jam. Kalau melakukan meditasi sebaiknya sebelum makan. Cari ruangan dimana Anda bisa menenangkan diri dan usahakan agar suhu di dalam ruangan tidak terlalu panas. Hindari gangguan dari HP maupun telpon.

Meditasi bisa dilakukan sambil duduk di kursi yang penting tidak boleh menyenderkan punggungnya ke korsi. Usahakan untuk bisa kosentrasi menenangkan diri umpamanya sambil memusatkan pikiran ke pernafasan Anda, dimana Anda mengawasi jalan keluar masuknya nafas. Dan cobalah hilangkan semua pikiran-pikiran negatif maupun problem-probelam sehari-hari Anda, sambil memikirkan, bahkan kalau perlu sambil mengucapkannya: "Pada saat ini saya sedang santai dan tenang, walaupun banyak pikiran yang keluar masuk, tetapi pikiran tersebut tidak akan bisa mengganggu ketenangan saya !"

Banyak cara yang bisa membantu kita untuk memudahkan melakukan meditasi, antara lain dibawah kelap kelipnya sinar lilin atau dibawah alunan musik lembut. Ada juga yang memakai wangi-wangian seperti dupa atau hio.

Pada awalnya mungkin tidak akan bisa segera berhasil untuk mendapatkan ketenangan maupun mengkonsetrasikan pikiran kita, tetapi ini tidak jadi masalah sebab untuk meditasi ini juga dibutuhkan latihan, tetapi pada umumnya setelah sepuluh kali latihan Anda akan bisa mengkonsentrasikan pikiran maupun tubuh kita untuk melakukan meditasi dengan baik.

Renungkanlah mana yang lebih mahal bayarannya, membayar Dr dan rumah sakit ataukah melakukan meditasi. Apabila Anda ingin bisa hidup bahagia dan kebal terhadap segala macam penyakit mulailah dari sekarang melakukan meditasi. Dengan mengurangi jam TV atau jam komputer Anda beberapa menit sehari untuk meditasi Anda tidak akan rugi, sebab penampilan diri kita bisa menjadi lebih cerah dan juga jadi awet muda. Disamping itu pendengaran pun bisa menjadi semakin jernih. Kagak percaya cobalah !

Sumber: http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=3&dn=20061203130552

Kamis, 02 Desember 2010

11.000 Orang Alihkeyakinan Jadi Buddhis





11.000 Orang Alihkeyakinan Jadi Buddhis

Saturday, January 30, 2010

India, Express News Service --
Hampir 11.000 orang, termasuk mereka yang berasal dari komunitas Koli dan Kshatriya serta keluarga-keluarga Kristiani, memeluk Buddhisme pada sebuah kegiatan di Saijpur Bogha pada hari Minggu (24/1).

Para bhikkhu dari Bhante Pragnyasheel mengusahakan iklar (visudhi – red) untuk para pengalihkeyakinan baru. Namun pejabat wilayah Ahmedabad mengatakan bahwa tidak ada pengalihkeyakinan yang efektif sampai perijinan resmi dikeluarkan.

“Lima keluarga Hindu Dalit yang pertama-tama beralihkeyakinan kepada Kekristenan juga beralihkeyakinan kepada Buddhisme pada kegiatan tersebut,” kata Balkrishna Anand, penyelenggara dari Bauddh Dhamma Deeksha Angikar Abhiyan (Gujarat). “Kami sudah bekerja pada acara ini untuk beberapa bulan yang lalu, mengunjungi beberapa wilayah dan melakukan pertemuan untuk memobilisasi orang-orang,” katanya menambahkan bahwa keseluruhan ada 350 pertemuan yang diadakan untuk menyebarkan pesan ke seluruh negeri.

Menetapkan bahwa hampir 11.000 orang beralihkeyakinan kepada Buddhisme pada kegiatan tersebut, Anand mengatakan bahwa para pengalihkeyakinan baru telah datang dari berbagai tempat jauh seperti Patan, Surendranagar, Rajkot, Vadodara, Junagadh dan Mehsana. Pemimpin Buddhis terkemuka Kalpana Saroj merupakan tamu utama pada kegiatan yang dipimpin oleh lima orang bhikkhu dari berbagai tempat di negara itu.

Sumber: http://www.bhagavant.com/home.php?link=news&n_id=207

Minggu, 28 November 2010

Makin Banyak Orang Asing Belajar Abhidhamma



Makin Banyak Orang Asing Belajar Abhidhamma
Thursday, March 11, 2010

Birma, Xinhua News --

Semakin banyak orang asing yang mempelajari Abhidhamma di International Institute of Abhidhamma (IIA) atau Institusi Abhidhamma Internasional di Birma setelah kursus agama berbahasa Inggris diperkenalkan, demikian narasumber dari institusi tersebut mengatakannya pada Selasa (9/3).

Hampir tiga puluhan peserta pelatihan dari Vietnam, Thailand, India, Kamboja, Laos, Bangladesh, Amerika Serikat, Perancis dan Denmark hadir di IIA, meningkat dari tahun lalu, kata narasumber.


IIA didirikan pada Juni 2007, telah diakui sebagai bagian dari anggota Association of Theravada Buddhist Universities (Asosiasi Universitas Buddhis Theravada) pada Maret tahun lalu.


Birma merupakan sebuah negara dengan mayoritas populasinya (sekitar 80 persen) beragama Buddha. Dalam negara ini diperkirakan ada lebih dari 420.000 bhikkhu dan lebih dari 60.000 biarawati dalam sembilan aliran yang telah dipersatukan pada beragam tingkatan di bawah kepemimpinan komisi keagamaan pemerintah.


Hampir 1.000 tahun, Birma memagang Buddhisme Theravada secara murni dan utuh. Pusat-pusat pembelajaran literatur Buddhis dan sekolah-sekolah pendidikan kebiaraan lainnya telah didirikan di sini sejak lama.


Ada lima universitas dan institusi Buddhis Theravada di Birma.


Sumber:
http://www.bhagavant.com/home.php?link=news&n_id=213

Sabtu, 27 November 2010

Kebangkitan Buddhisme di Selandia Baru

Kebangkitan Buddhisme di Selandia Baru

Saturday, January 23, 2010

Selandia Baru, Voxy News Engine --
Apakah yang terjadi ketika dua agama dan dua pandangan dunia bertubrukan?

Itulah pertanyaan yang berusaha dijawab oleh Hung Kemp sarjana lulusan Universitas Victoria melalui penelitian yang berfokus pada bagaimana dan mengapa warga Selandia Baru beralihkeyakinan ke Buddhisme.

“Buddhisme mendapatkan perhatian di Selandia Baru, jadi ketertarikan saya adalah dalam hal apa yang membuat warga Selandia Baru menjadi seorang Buddhis dan beragam jalan yang mereka ambil sebagai perjalanan mereka menuju dan memeluk Buddhism,” kata Mr. Kemp.

Sebagai bagian dari penelitian gelar PhD-nya, ia juga berfokus pada pembangunan identitas mereka yang beralihkeyakinan menjadi Buddhis bagi diri mereka sendiri sebagai warga Selandia Baru.

Mr. Kemp mewawancarai sekitar 70 orang Buddhis baru dari seluruh Selandia Baru dan menghadiri 27 acara-acara dan pertemuan-pertemuan Buddhis. Wawancaranya menelusuri empat faktor hubungan antara: praktik dan ritual, kedirian, keyakinan dan keterlibatan.

“Hal ini pada dasarnya sebuah perhitungan sosiologi kualitatif yang melacak mengapa warga Selandia Baru mengambil praktik Buddhisme dan bagaimana mereka melanjutkan untuk mencari pengertian, terutama dalam praktik, ritual, dan keterlibatan berkesinambungan.”

Meskipun Mr. Kemp mengatakan bahwa ia terkejut dengan jumlah warga Selandia Baru yang beralihkeyakinan tidaklah meningkat sebanyak yang ia kira, atau sebanyak kecenderungan yang ditunjukkan di luar negeri, Buddhisme tetap menjadi sebuah agama yang populer di sini.

“Hal ini berdasarkan pada beberapa jumlah faktor – meningkatnya profil Dalai Lama, hubungan dekat Selandia Baru dengan Asia dan fakta bahwa kami cukup terbuka terhadap agama-agama baru dan memiliki sejarah dalam Selandia Baru akan orang-orang yang bereksperimen dengan agama-agama baru.”

Mr. Kemp, yang juga memiliki sebuah gelar Masters of Theology, mengatakan kisah-kisah yang diwawancarakan berada dalam narasi sejarah sosial Arkadia.

“Jika Selandia Baru adalah Arkadia – bersih, hijau, 100% murni dan tempat yang ideal untuk ditempati – maka dapat dipahami sebagai sebuah Tanah Suci Buddhis. Arkadia dan Tanah Suci datang bersama-sama dalam pengertian “tempat tinggal”, menawarkan sebuah peran baru imajinasi bagi para praktisi Buddhis.” Secara keseluruhan, ia mengatakan bahwa penelitiannya mengindikasikan bahwa para pengalihkeyakinan baru secara penuh percaya bahwa Selandia Baru adalah sebuah tempat yang baik untuk mempraktikkan Buddhisme.

“Buddhis di Selandia Baru mengatakan bahwa mereka akan melanjutkan untuk membentuk identitas mereka sendiri dan menemukan sebuah turangawaewae atau tempat identitas untuk berpijak.”

Salah satu pembimbing Mr. Kemp, Profesor Paul Morris mengatakan, ”Karya perintis Dr. Kemp yang merupakan studi sistematik pertama atas warga Selandia Baru yang menjadi seorang Buddhis, memberitahukan kepada kita baik mengenai agama dan spiritualitas dalam negara kita dan pengejewantahan khusus dari Buddhisme di sini.” Mr. Kemp lulus dengan gelar PhD bidang Studi Keagamaan dan beharap untuk mengajar studi Keagamaan atau Asia. Pembimbingnya adalah Dr Rick Weiss dan Profesor Paul Morris.

Sumber: http://www.bhagavant.com/home.php?link=news&n_id=206